Tampilkan postingan dengan label Bahasa Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bahasa Indonesia. Tampilkan semua postingan

Rabu, 10 Mei 2017

Teks Tantangan : Struktur, Unsur Kebahasaaan, Ciri Ciri

Image result for teks tantangan

Teks Tantangan adalah teks yang berisi bantahan terhadap isu atau masalah yang sedang terjadi di masyarakat yang disertai dengan argumen.

Ciri-ciri 
  1. Mempunyai struktur, Isu, Argumen, dan Simpulan.
  2. Berisi bantahan yang disertai argumen.
Struktur Teks
  1. Isu atau Masalah, struktur yang berisi bagian atau pengenalan tentang masalah yang akan dibantah.
  2. Argumen, berisi argumen yang mendukung bantahan terhadap isu yang dibahas.
  3. Simpulan, berisi pernyataan yang mempertegas bantahan.
Unsur Kebahasaan
  1. Kata Hubung. Contoh : Penggunaan pupuk ini tidak efektif dan tidak efisien 
  2. Kata Rujukan. Contoh : Bapak Arifin sangat tidak tegas. Beliau terlalu lembek.
Contoh Teks Tantangan 
Bahaya Narkoba

Isu atau Masalah
  Narkoba merupakan suatu bahan aktif yang tersusun dari beberapa rangkaian dan campuran bahan. Campuran bahan yang ada dalam narkoba masuk dalam golongan bahan narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif
.
Argumen
  Banyak yang berkata bahwa narkoba adalah obat yang terlarang dan berbahaya bagi kesehatan tubuh. Tapi sebenarnya tak selamanya seperti itu. Narkoba merupakan suatu obat yang tak jarang digunakan dalam ilmu medis Kebutuhan narkoba juga sangat banyak bagi para penderita penyakit.

  Namun, narkoba yang diberikan dokter kepada pasien nya tentulah sesuai dengan ilmu medis yang berbasis kesehatan. Jadi tidak terlalu mempunyai efek samping.Apabila Anda menemui berbagai pengguna narkoba di jalanan lalu Anda melihat pengguna itu gila, berarti itu karena penyalahgunaan obat nya.

Simpulan
  Narkoba yang seharusnya digunakan sebagai penyembuh penyakit yang harus digunakan dengan hati-hati, malahan disalahgunakan. Itulah yang mendapatkan citra buruk pada masyarakat.


Jumat, 20 Mei 2016

Teks Ulasan : Pengertian, Struktur, Unsur Kebahasaan, Ciri Ciri

TEKS ULASAN : Pengertian, Struktur dan Contoh Teks Ulasan
Pengertian
Teks Ulasan adalah teks yang mengulas/menilai suatu karya seperti film, dll.

Ciri Ciri

  1. Strukturnya terdiri atas: Orientasi, Tafsiran, Evaluasi, Rangkuman
  2. Memuat informasi berdasarkan opini penulis
  3. Dikenal dengan istilah lain yaitu, resensi
  4. Opininya  berdasarkan fakta


Struktur Teks
  1. Orientasi, berisi gambaran umum mengenai karya yang akan diulas
  2. Tafsiran, berisi gambaran detail mengenai karya yang akan diulas, seperti keunikan, keunggulan, kualitas, dan sebagainya
  3. Evaluasi, berisi pandangan penulis mengenai karya yang akan diulas, pada bagian ini penulis akan menulis kelebihan dan kekurangan karya yang diu;as
  4. Rangkuman,  berisi kesimpulan dari ulasan suatu karya yang diulas.
Unsur Kebahasaan
  1. Kata Sifat Sikap, adalah kata yang berfungsi mendeksripsikan pelaku dalam penampilan fisik atau kepribadiiannya. Contoh : Cerdas, Bodoh, Cantik.
  2. Kata Kerja, kata yang mengandung makna perbuatan/aksi.
  3. Metafora, kata yang bukan makna sebenarnya, melainkan seperti sebuah kiasan. Contoh : hati yang lembut = baik hati
  4. Rujukan Kata
  5. Kalimat Majemuk Setara & Bertingkat
Contoh Teks
Film Surga yang tak dirindukan
Orientasi
Surga yang Tak Dirindukan merupakan film terlaris 2015. Film ini dibintangi oleh Fedi Nuril, Laudya Cynthia Bella, Raline Shah, Zaskia Adya Mecca, Sandrina Michelle, dan lain-lain. Diproduseri oleh Manoj Punjabi dan sutradara Kuntz Agus. Skenarionya ditulis Alim Sudio dan diproduksi MD Pictures.

Tafsiran
Dikisahkan, Pertemuan Pras (Fedi Nuril) dan Arini (Laudya Cynthia Bella) bak sebuah dongeng. Pras jatuh hati pada sosok keibuan Arini. Arini pun tak dapat menolak keinginan hati ketika Pras meminangnya. Kehidupan rumah tangga keduanya berjalan mulus tanpa masalah. 
Kisah cinta pada pandangan pertama Arini (Laudya Cynthia Bella) dan Pras (Fedi Nuril) begitu indah. Pernikahan yang kemudian terwujud mendatangkan kebahagiaan lain dengan hadirnya Nadia (buah cinta keduanya).

Sosok Pras yang baik dan setia selalu menenangkan Arini, berbagai kisah perselingkuhan yang dialami perempuan di sekelilingnya, termasuk sahabat dekatnya, tidak sekalipun mengusik kepercayaan Arini terhadap sang suami. Demi mewujudkan rumah agar senantiasa menjadi surga cintanya dan Pras, Arini pun berusaha mengabdikan diri sepenuh hati sebagai Ibu dan Istri.

Pras memang benar-benar ingin menggambarkan sebuah surga yang akan selalu dirindukan Arini. Ia tak mau mengusik kepercayaan Arini kepadanya. Pras pun berjanji tidak akan menyakiti hati Arini.
Namun, perjalanan takdir kemudian berujung ujian bagi cinta Arini dan Pras. Suatu hari, dalam perjalanan menuju kantor, Pras harus menolong sebuah mobil yang mengalami kecelakaan. Alangkah kagetnya Pras saat mengetahui korbannya, adalah seorang perempuan dalam balutan baju pengantin Mei Rose (Raline Shah), yang berusaha bunuh diri, setelah laki-laki yang berjanji menikahi ternyata menipunya.
Meirose yang sangat labil itu merasa hidupnya sudah tak berguna. Padahal, Meirose baru saja melahirkan seorang anak laki-laki.

Melihat kejadian itu, Pras tak tinggal diam. Pengalaman masa lalu ditinggal sang ibunda ketika belia membuat hatinya tergugah. Ia menyelamatkan dan menikahi Meirose. Semua ia lakukan karena tak ingin melihat 'korban' dari seorang ibu yang ingin bunuh diri.


Pada mulanya, Pras menutupi keberadaan Meirose dari Arini. Lambat laun, kebohongan itu pun terungkap. Arini yang mengetahui hal itu mendadak hancur. Dongeng indah tentang pernikahan yang ia impikan harus dirusak oleh kehadiran Meirose. Arini juga merasa rumah tangganya dengan Pras bukan lagi bentuk surga yang ia rindukan. Di sisi lain, Arini tertampar oleh kenyataan bahwa hidup bukan untuk dongeng semata. 
Pernikahan Pras dan Arini berada di tepi jurang.

Evaluasi
Film yang dirilis mulai 15 Juli saat lebaran 2015 lalu ini bisa dibilang berhasil memanfaatkan momen libur Lebaran dalam mengumpulkan penonton. Tergolong kurang spektakuler penjualannya dalam pekan-pekan awal, namun dengan dibantu dengan promosi gencar dan respons yang baik dari penontonnya, film ini sanggup bertahan lebih dari satu bulan di bioskop. Pada akhirnya, film keluaran MD Pictures ini jadi film Indonesia dengan penjualan tiket terbanyak di tahun 2015, yaitu sebanyak 1.523.570 tiket.
Diangkat dari novel karya Asma Nadia, novel terlaris tersebut memang mengedepankan kisah poligami yang masih tabu bagi sebagian masyarakat Indonesia. Fedi Nuril pun sudah dua kali didapuk melakoni peran sebagai pria berpoligami. Pada filmnya kali ini, akting Fedi sangat natural. Ia terlihat sangat masuk pada karakter Pras yang sabar dan tidak tegaan. Bahkan, Fedi tak segan-segan menunjukkan akting menangisnya.
Begitupun dengan Laudya Cynthia Bella. Berperan sebagai Arini, emosi Bella terbilang meledak-ledak. Wajar saja, Arini digambarkan sebagai karakter yang 'tersakiti' karena ulah poligami sang suami, Pras. Akting menangis pun tak luput dari perannya di film ini.
Ini merupakan kali pertama bagi Raline Shah melakoni peran sebagai istri kedua. Meski sempat menolak bergabung, namun Raline berhasil 'menyatu' dengan sosok labil Meirose. Di film ini, Raline tampil bertransformasi dari tanpa hijab hingga berhijab.

Rangkuman
Perlu diakui, pengemasan film 'Surga yang Tak Dirindukan' lebih baik dari film drama umumnya. Pasalnya, efek suara dan visual film benar-benar dibuat hidup, sehingga penonton seperti masuk dalam cerita dalam film. Alur cerita dan titik klimaks film pun dibuat teratur. Film ini sangat cocok dinikmati bagi Anda yang ingin tahu sisi berbeda dari poligami.

Kamis, 19 Mei 2016

Teks Biografi : Pengertian, Struktur, Unsur Kebahasaan, Ciri Ciri

Teks Biografi adalah teks yang menuliskan pengalaman hidup seseorang yang dapat diteladani.

Ciri Ciri
  1. Memiliki struktur : Orientasi, Peristiwa dan Masalah, Reorientasi
  2. Memuat informasi fakta
  3. Faktualnya berdasarkan pengalaman hidup seseorang.
Struktur Teks
  1. Orientasi, berupa pengenalan tokoh, latar tempat, dan latar waktu
  2. Peristiwa dan Maslah, berisi peristiwa peristiwa dan masalah yang menimpa tokoh.
  3. Reorientasi, berisi pandangan penulis terhadap cerita yang diambil
Unsur Kebahasaan
  1. Kata Hubung
  2. Rujukan Kata
  3. Kata Kerja
  4. Waktu, aktivitas, dan tempat

Teks Fabel : Pengertian, Struktur, Unsur Kebahasaan, Ciri Ciri







Teks Fabel adalah teks moral dengan manusia yang digambarkan sebagai binatang. 

Ciri Ciri 
  1. Tokohnya adalah binatang
  2. Memiliki amanat
  3. Memiliki Struktur: Orientasi, Komplikasi, Resolusi

Struktur Teks
  1. Orientasi, berisi pengenalan tokoh, latar tempat, dan waktu
  2. Komplikasi, masalah utama muncul pada bagian ini
  3. Reolusi, berisi pemecahan masalah yang menimpa tokoh
  4. Koda, berisi pendapat tokoh tentang teks tersebut
Unsur Kebahasaan
 1. Kata Kerja
Teks fabel memiliki 2 kata kerja yaitu
  1. Kata Kerja Transitif : kata kerja yang memiliki objek. Contoh: Ibu memakan nasi
  1. Kata Kerja Intransitif : kata kerja yang tidak memiliki objek. Contoh: Budi sedang bersiul

 2. Kata Sandang Si dan Sang
Contoh :
  1. Sang semut berkeliling taman sambil menyapa teman temannya
  2. Si kepompong hanya diam saja mendengar ejekan tersebut
 3. Kata Keterangan Tempat dan Waktu
Contoh :
  1. Pada suatu hari, terdapat semut yang sedang berjalan ditamna.
  2. Kamu hanya bisa menggantung di ranting itu.
 4. Penggunaan kata hubung lalu, kemudan, dan akhirnya
Contoh :
  1. Lalu, sang semut memegang erat ranting itu
  2. Akhirnya, sang semut meminta maaf dan berjanji untuk tidak mengulanginya




Teks Cerpen : Pengertian, Struktur, Unsur Kebahasaan, Ciri Ciri

Teks Cerpen adalah salah satu karya sastra pendek yang menggambarkan tokoh yang disertai berbagai permasalah dengan solusinya.

Ciri Ciri Cerpen
1. Memiliki kurang dari 10.000 Kata
2. Tulisannya singkat, padat, dan jelas
3. Memiliki struktur : Orientasi, Komplikasi, Resolusi, Koda(Opsional)

Unsur Kebahasaan Teks Cerpen
Ada 2 unsur pembangun cerpen, yang biasa kita sebut


  • Unsur Intrinsik Cerpen
Macam macam unsur intrinsik adalah sebagai berikut:
1. Tema
2. Penokohan
3. Alur
4. Setting
5. Sudut Pandang
6. Gaya Bahasa
7. Amanat

  • Unsur Ekstrinsik Cerpen
Macam macam unsur ekstrinsik cerpen sebagai berikut:
1. Latar Belakang Pengarang
2. Latar Belakang Masyarakat

Struktur Teks Cerpen

  1. Orientasi, bagian berisi pengenalan tokoh, dan latar cerita.
  2. Komplikasi, di bagian ini berisi permasalahan yang menimpa tokoh.
  3. Resolusi, di bagian ini berisi pemecahan masalah yang menimpa tokoh
Unsur Kebahasaan Teks Cerpen